新闻是有分量的

5 pelaku pembakaran kantor GMBI Bogor anak di bawah umur

2017年1月17日上午10:23发布
更新时间:2017年1月17日上午10:37

Maskas GMBI yang dibakar pada Jumat dini hari,13 Januari。 Foto Istimewa

Maskas GMBI yang dibakar pada Jumat dini hari,13 Januari。 Foto Istimewa

雅加达,印度尼西亚 - Kasus perusakan dan pembakaran Kantor Sekretariat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia(GMBI)Bogor ternyata melibatkan anak-anak di bawah umur。

Dari 12 pelaku yang ditangkap Polres Bogor Kabupaten beberapa saat setelah pembakaran,5 di antaranya ternyata masih berstatus sebagai pelajar dan berusia di bawah umur。

“Tentu ini memprihatinkan,anak-anak di bawah umur melakukan kekerasan,mereka perlu mendapat pembinaan lebih lanjut,”kata Kepala Polres Bogor Kabupaten AKBP Andi Moch Dicky,Selasa 2017 Januari 2017。

Kepada 5 anak pelaku pembakaran dan perusakan sekretariat GMBI Bogor ini Polres Bogor Kabupaten akan menempuh jalur diversi alias penyelesaian di luar pengadilan。

Dengan jalan diversi,anak-anak yang terlibat pidana perusakan dan pembakaran markas GMBI akan diberikan pembinaan agar bibit-bibit kekerasan di dalam diri mereka bisa dihilangkan。

Sementara untuk 7 pelaku lainnya tetap akan dibawa ke pengadilan。 “Tujuh orang lainnya akan mendapatkan hukuman sesuai dengan perbuatan yang mereka lakukan,”kata Dicky。

Seperti diberitakan sebelumnya, merusak dan membakar kantor sekretariat GMBI di Ciampea,Bogor,Jumat dinihari pekan lalu。

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini。 Namun kantor GMBI hangus terbakar。 Satu rumah warga yang berdiri di samping kantor tersebut juga terbakar。 -dengan laporan ANTARA / Rappler.com

Baca juga: