新闻是有分量的

Pesan PDIP kepada Rizieq Shihab:“Kami siap berhadapan”

2017年1月17日下午6:37发布
2017年1月17日下午6:37更新

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meneriakkan salam kebangsaan ketika menyampaikan pidato politiknya pada acara Perayaan Hari Ulang Tahun(HUT)ke-44 PDI Perjuangan di JCC,Senayan,Jakarta,Selasa(10/1)。 Foto oleh Widodo S. Jusuf / ANTARA

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meneriakkan salam kebangsaan ketika menyampaikan pidato politiknya pada acara Perayaan Hari Ulang Tahun(HUT)ke-44 PDI Perjuangan di JCC,Senayan,Jakarta,Selasa(10/1)。 Foto oleh Widodo S. Jusuf / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi印度尼西亚Perjuangan(PDIP)Hasto Kristiyanto mengatakan partainya siap berhadapan dengan Rizieq Shihab dan Front Pembela Islam(FPI)。

“Kami siap berhadapan dengan Rizieq。 Lebih-lebih Rizieq selama ini telah mengobarkan rasa kebencian dan memecah belah bangsa,“kata Hasto dalam keterangan tertulis,Selasa 2017 Januari 2017。

Rizieq sebelumnya mempersoalkan pidato politik yang disampaikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat merayakan ulang tahun PDIP ke-44 di Jakarta Convention Center,Selasa pekan lalu。

Dalam pidato tersebut Megawati'menyentil'kelompok yang selama kerap memaksakan kehendak dan bersikap intoleran。 Kelompok ini,kata Megawati,intoleran,berideologi tertutup,dan anti kebhinekaan。

Baca:

Megawati tak menyebutkan kelompok mana yang ia maksud。 Namun Pemimpin FPI Rizieq Shihab menuding pidato Megawati tersebut telah menistakan agama Islam。

Hasto mempersilahkan Rizieq menempuh jalur hukum jika tidak suka dengan pidato Megawati。 “Dan kami akan siapkan pembela hukum terbaik,”kata Hasto。

PDIP,Hasto melanjutkan,tidak pernah takut kepada Rizieq。 Kader-kader partai pun siap membela kehormatan Megawati sebagai Ketua Umum mereka。 “Kami siap berhadapan,”kata Hasto。

Hasto mengatakan saat ini adalah momentum yang tepat bagi silent yang seangma ini diam untuk bersuara melawan kelompok-kelompok intoleran。 “Jangan biarkan negeri yang damai ini diinjak-injak oleh mereka yang bermaksud memecah belah bangsa,”Hasto melanjutkan。

Namun ia meminta kader dan simpatisan PDIP untuk tetap menjaga suasana tenang,taat hukum,dan tidak melakukan tindakan kekerasan。 “Sambil menunggu perintah lebih lanjut dari Ibu Ketua Umum,”kata Hasto。 -Rappler.com