新闻是有分量的

Harry Tanoesoedibjo bantah ada konflik kepentingan pasca Trump jadi Presiden AS

2017年1月20日上午11:32发布
2017年1月20日上午11:34更新

KONFLIK KEPENTINGAN。 Rekan bisnis Donald Trump,Harry Tanoesoedibjo,membantah adanya konflik kepentingan pasca mogul properti itu terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat。 Foto oleh Adek Berry /法新社

KONFLIK KEPENTINGAN。 Rekan bisnis Donald Trump,Harry Tanoesoedibjo,membantah adanya konflik kepentingan pasca mogul properti itu terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat。 Foto oleh Adek Berry /法新社

雅加达,印度尼西亚 - Pengusaha Harry Tanoesoedibjo membantah adanya konflik kepentingan dalam urusan bisnis pasca Donald Trump terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat。 Bos MNC Group itu diketahui tengah membangun dua resort mewah di Indonesia yang nantinya dikelola oleh jaringan Trump Hotel。

“Kami tidak menambahkan proyek baru sejak dia memutuskan untuk maju sebagai presiden,jadi saya pikir tidak ada konflik kepentingan,”ujar Harry dalam wawancara yang dilakukan oleh kantor berita Reuters pada Rabu,18 Januari di Trump International Hotel di Manhattan,tempat dia menginap sebelum terbang ke华盛顿特区。

Dia menjelaskan konflik kepentingan baru terjadi seandainya usai Trump memenangkan pemilu,lalu keduanya memutuskan untuk menambah lebih banyak lagi proyek。

“Itu lah di mana kami mulai masuk ke area abu-abu。 Tetapi,sebenarnya proyek yang kami tangani sudah diputuskan jauh sebelum itu(pemilu),“kata Harry。

Dia dan Trump diketahui telah meneken kesepakatan untuk membangun proyek properti di awal tahun 2015 lalu。 Sebelumnya,mogul properti itu mengatakan tidak akan membuat kebijakan baru apa pun di luar negeri selama dia menjabat sebagai orang nomor satu di Negeri Paman Sam。 Untuk itu,dia telah menugaskan dua putera tertuanya,Donald Jr. dan Eric untuk mengambil alih dan mengelola bisnis tersebut。

Harry mengaku sudah berbincang dengan dua kakak beradik itu selama 2,5 jam pada Rabu pagi di Trump Tower untuk membahas kelanjutan pembangunan resort。 Donald Jr,kata Harry dijadwalkan akan kembali ke Indonesia pada musim panas tahun ini。

MNC diketahui membenamkan investasi antara US $ 500 juta hingga US $ 1 miliar dalam pembangunan dua proyek di Indonesia。 Di dalam resort yang nantinya dikelola jaringan特朗普酒店akan terdapat hotel mewah,tempat bermain golf dan club。 Harry memprediksi度假村itu akan beroperasi pada awal tahun 2019。

Di saat banyak orang khawatir akan adanya perubahan dalam hubungan Amerika Serikat-Indonesia,Harry justru melihat peluang。 Dia melihat adanya kemungkinan adanya kesepakatan perdagangan yang lebih baik yang ditawarkan oleh AS di bawah kepemimpinan Trump。

“Di saat AS terlalu ketat bersaing dengan negara besar lainnya seperti Tiongkok atau mungkin satu negara di Eropa,maka hal tersebut bisa memicu sebuah situasi di mana negara tersebut mungkin mengalihkan investasinya ke negara lainnya。 Dan mungkin saja investasi dialihkan ke Indonesia,“katanya lagi。

Dalam wawancara itu,Harry juga secara blak-blakan mengungkapkan adanya kemungkinan dia meniru jejak Trump dengan maju sebagai calon presiden di Indonesia。 Namun,keputusan itu baru akan ditentukan pada akhir tahun 2018。

“Mungkin suatu hari,saya akan menelepon dia(特朗普)告诉meminta nasihat politik,”katanya。

Harry merupakan satu-satunya pengusaha dari Indonesia yang diundang secara khusus oleh Trump untuk hadir di pelantikan pada hari ini di Gedung Putih。 Wakil Indonesia lainnya yang akan hadir adalah Duta Besar Indonesia untuk AS,Budi Bowoleksono。 (BACA: )

Sementara,Ketua DPR,Setya Novanto batal datang ke Gedung Putih karena tidak memperoleh undangan。 - Rappler.com