新闻是有分量的

Ormas lintas agama berkumpul dan tolak kehadiran FPI di Bali

2017年1月22日下午1:40发布
2017年1月22日下午1:44更新

PROTES POLRI。 Ratusan anggota前Pembela Islam melakukan unjuk rasa di depan Gedung Mabes Polri,雅加达,Senin,16 Januari。 Aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes atas bentrokan yang terjadi antara massa FPI dan sebuah ormas di Bandung beberapa waktu lalu。 Foto oleh Reno Esnir / ANTARA

PROTES POLRI。 Ratusan anggota前Pembela Islam melakukan unjuk rasa di depan Gedung Mabes Polri,雅加达,Senin,16 Januari。 Aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes atas bentrokan yang terjadi antara massa FPI dan sebuah ormas di Bandung beberapa waktu lalu。 Foto oleh Reno Esnir / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Organisasi masyarakat lintas agama di Bali menggelar apel Kebhinekaan NKRI di Lapangan Niti Praja,Lumintang,Denpasar untuk menolak kehadiran ormas Front Pembela Islam(FPI)pada Minggu,22 Januari。 Koordinator pemuda Anshor Perwakilan Bali,Amron,mengatakan umat lintas agama di Bali sejak ratusan tahun lalu,mereka sudah hidup harmonis dan berdampingan secara rukun。

Berbagai pihak lintas agama bertekad untuk lebih memantapkan kerukunan yang selama ini di Bali tidak pernah menimbulkan konflik。

“Kerukunan dan keharmonisan itu dapat dilihat jika salah satu umat beragama sedang merayakan hari besar keagamaan,misalnya Idul Fitri,Nyepi,Natal atau pun Imlek kami selalu bahu membahu untuk mengamankan perayaan keagamaan tersebut,”ujar Amron usai mengikuti apel kebhinekaan tersebut。

Dia mengaku pihaknya menolak keberadaan FPI karena ormas itu dianggap mengancam keutuhan NKRI。 Sementara,terkait laporan anggota FPI ke Polda Bali beberapa aktu lalu soal tuduhan adanya petugas keamanan desa adat(pecalang)di Bali melarang warga Muslim untuk salat Jumat itu sepenuhnya tidak benar。

Sementara,ketua panitia apel kebhinekaan,Komang Mertayasa mengatakan kegiatan itu untuk menyatukan agar semua sepakat dan menolak keberadaan FPI di Indonesia,khususnya di Bali。 Komang mengingatkan agar tidak ada perpecahan NKRI yang menggunakan isu radikalisme。

“Jika ada FPI,saya jelas menolak keras。 Jangan mengadu domba atas nama agama。 Mari kita bersatu untuk Indonesia yang damai dan tenteram,“kata Komang。

Sebelumnya,beberapa tokoh lintas agama di Bali sudah melaporkan Sekretaris Jenderal FPI,Munarman ke Polda Bali pada Senin,16 Januari。 Laporan itu dipicu ucapan Munarman dalam sebuah video di Youtube pada 16 Juni 2016.(BACA: )。 - dengan laporan ANTARA / Rappler.com