新闻是有分量的

Diduga menyerobot tanah negara,Rizieq Shihab dilaporkan ke Polda Jabar

2017年1月25日下午4:32发布
2017年1月25日下午4:32更新

Pemimpin Front Pembela Islam(FPI)Rizieq Shihab memberikan keterangan kepada wartawan usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya,Jakarta,Senin(23/1)。 Foto oleh Reno Esnir / ANTARA

Pemimpin Front Pembela Islam(FPI)Rizieq Shihab memberikan keterangan kepada wartawan usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya,Jakarta,Senin(23/1)。 Foto oleh Reno Esnir / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Pemimpin Front Pembela Islam(FPI)Rizieq Shihab dilaporkan telah menyerobot tanah milik negara di Megamendung,Bogor。 Kasus ini sedang ditangani Polda Jawa Barat。

“Dilaporkan seminggu yang lalu.Dugaannya penyerobotan tanah negara tanpa hak,”kata Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan di Auditorium Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian,Kebayoran Baru,Jakarta Selatan,Rabu 25 Januari 2017。

Tanah yang diduga diserobot oleh Rizieq Shihab,menurut Anton,adalah tanah milik Perhutani。 Tanah tersebut berada di dekat rumah Rizieq di Megamendung,Bogor。 “Dekat rumah dia,”kata Anton Charliyan。

Selain kasus dugaan penyerobotan tanah,Rizieq juga sedang dibidik dalam kasus'sampurasun'。 Pada 2015 lalu ia pernah dilaporkan telah menghina masyarakat Sunda saat memelesetkan'sampurasun'menjadi'campuracun'。

Namun kasus tersebut dihentikan karena polisi menilai tak ada bukti yang bisa menjerat Rizieq。 Kini,kata Anton,kasus tersebut akan kembali dibuka karena ada masyarakat yang melaporkannya lagi。

Laporan ini,Anton melanjutkan,antara lain datang dari organisasi masyarakat,termasuk dari Badan Eksekutif Mahasiswa dan tokoh adat Sunda。 “Untuk melaporkan kembali campuracun itu karena bagi masyarakat Sunda menyakiti,”kata Anton。

Selain dua kasus ini,Rizieq juga sedang menghadapi kasus dugaan penodaan Pancasila yang dilaporkan oleh Sukmawati Soekarnoputri。 Kasus ini bahkan telah masuk ke tahap penyidikan。 -Rappler.com