新闻是有分量的

Polemik beruang terlantar,KLHK panggil pengelola KBB dan Yayasan Scorpion

2017年1月25日下午8:01发布
2017年1月25日下午8:04更新

Seekor beruang madu di Kebun Binatang Bandung,Rabu(18/1)。 Foto oleh Yuli Saputra / Rappler

Seekor beruang madu di Kebun Binatang Bandung,Rabu(18/1)。 Foto oleh Yuli Saputra / Rappler

BANDUNG,Indonesia - Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan(KLHK)akan memanggil pengelola Kebun Binatang Bandung(KBB)dan Yayasan Scorpion untuk menindaklanjuti isu beruang kelaparan yang sempat viral di media sosial pada pertengahan bulan ini。

“Dalam waktu dekat akan mengundang pengelola KBB dan Yayasan Scorpion dalam rangka langkah-langkah penegakan hukum,”demikian pernyatan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum KLHK melalui keterangan tertulis mereka。

调查员高级Yayasan Scorpion Marison Guciano menyambut baik undangan tersebut。 Sebab pertemuan ini bisa jadi wadah untuk mengklarifikasi permasalahan beruang-beruang madu di KBB。 “Jadi论坛klarifikasi kedua belah pihak,”kata Marison saat dihubungi Rappler,Rabu 25 Januari 2017。

Marison mengatakan dirinya tidak puas dengan pertemuan yang difasilitasi oleh BBKSDA pada Sabtu 21 Januari 2017. Saat itu,kata dia,waktunya terbatas sehingga pihaknya tidak bisa mengungkapkan seluruh data yang mereka miliki。 “Sebetulnya dengan undangan ini,jadi waktu yang baik untuk menjelaskan secara utuh,”katanya。

KLHK:Seluruh Beruang Madu KBB Sehat

Dalam siaran persnya,Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyatakan kondisi seluruh beruang madu di KBB dalam keadaan sehat。 Kesimpulan ini didapat setelah dilakukan pemeriksaan terhadap beruang-beruang madu tersebut pada 19-22 Januari 2017。

Pemeriksaan dilakukan oleh tim investigasi yang dibentuk Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam(BBKSDA)。 Tim terdiri dari dokter hewan,paramedik satwa,dan动物福利专家。

Tim memeriksa kesehatan sebelas ekor beruang jenis Helarctos Malayanus yang berada di KBB,termasuk Kardit -beruang kurus yang ada di dalam video yang diunggah Yayasan Scorpion。

“Berdasarkan hasil pemeriksaan,terekam kondisi seluruh beruang madu dalam keadaan sehat dan beraktivitas normal。 Kondisi Kardit,secara menyeluruh terlihat sehat dan jauh lebih baik dari kondisi saat foto tersebut diambil(Mei 2016),“

Kementrian LHK menaksir Kardit berusia antara 23-25 tahun。 Usia tersebut sudah tergolong tua untuk beruang。 Kondisi itu juga terlihat dari keadaan giginya yang sudah tanggal dan keropos。 Meski demikian,kondisi Kardit lebih baik dibanding kondisi sebelumnya,setelah pihak KBB mendapat peringatan dari Kementrian LHK,Mei 2016。

Walaupun kondisi beruang dinyatakan sehat,namun Menteri LHK,Siti Nurbaya tetap memerintahkan pengelola KBB untuk memperbaiki fasilitas dan pengelolaannya。 “Perlu dilakukan perbaikan dan fasilitas dan pengelolaan KBB,agar dapat lebih baik lagi,”kata Siti dalam siaran persnya。

Di samping itu,Siti juga meminta BBKSDA Jawa Barat agar melakukan pemantauan berkala dan intensif atas operarasional KBB dan seluruh satwa yang ada di dalamnya。 “KLHK akan terus melakukan perbaikan-perbaikan dalam regulasi untuk kesejahteraan satwa,serta pengembangan rancangan portal online tukar menukar,pemindahan,dan pelepasliaran satwa liar,”ujar Siti。

Menanggapi perintah tersebut,Kepala BBKSDA Jawa Barat,Sustyo Iriyono mengatakan ia akan segera membentuk tim dan akan melaksanakan apa yang telah diperintahkan,secepatnya。 “Saya akan bentuk tim khusus untuk mengawal perintah ini。 Tim akan bekerja secepatnya,“kata Sustyo melalui sambungan telepon。

Mengenai kondisi beruang yang dinyatakan sehat,Marison belum bisa berkomentar karena belum melihat hasil pemeriksaan yang dilakukan tim investigasi Kementrian LHK。 “Kita kan belum melihat juga hasil pemeriksaannya。 Mengenai sehat atau enggak,masih belum bisa berkomentar,“kata Marison。 Menurut pengamatannya,kondisi beruang-beruang itu masih memprihatinkan。 -Rappler.com