新闻是有分量的

Tiga mahasiswa tewas,Rektor UII mundur

2017年1月26日下午6:25发布
2017年1月26日下午6:25更新

Perwakilan dari Universitas Islam Indonesia(UII)mengatakan saat ini proses penyidikan terhadap peserta dan panitia kegiatan diklatnas mapala tengah dilakukan。 Foto oleh Dyah Ayu Pitaloka / Rappler

Perwakilan dari Universitas Islam Indonesia(UII)mengatakan saat ini proses penyidikan terhadap peserta dan panitia kegiatan diklatnas mapala tengah dilakukan。 Foto oleh Dyah Ayu Pitaloka / Rappler

YOGYAKARTA,印度尼西亚 - Rektor Universitas Islam Indonesia(UII)Yogyakarta Harsoyo mengundurkan diri setelah tiga mahasiswanya tewas saat mengikuti pendidikan dan pelatihan dasar pecinta alam。

“Sebagai bentuk tanggung jawab道德。 Namun urusan administrasi tentu saja tak berarti selesai,“kata Harsoyo di Kantor Kopertis Wilayah V Yogyakarta,Kamis 26 Januari 2017。

Pengumuman mundur tersebut disampaikan Harsoyo setelah dirinya menggelar rapat dengan Menteri Riset,Teknologi dan Pendidikan.Muhammad Nasir。 Namun bukan karena rapat ini Harsoyo mundur。

Harsoyo mengatakan keputusan mundur telah diambilnya sebelum kedatangan Menristek。 Bahkan surat pengunduran diri juga sudah dibuatnya tak lama setelah dirinya mendengar kabar tewasnya tiga mahasiswa UII。

“Mundur mulai hari ini,tapi niat itu sudah lama,surat(pengunduran diri)juga sudah jadi,”katanya。 Harsoyo menyatakan mundur lebih terhormat dibandingkan tetap duduk di kursi rektor setelah tragedi yang menewaskan tiga mahasiswanya。

Seperti diberitakan sebelumnya,tiga mahasiswa pecinta alam UII tewas saat mengikuti pendidikan dan pelatihan dasar pecinta alam yang digelar Mapala kampus tersebut di Hutan Gunung Lawu di Karanganyar,pekan lalu。

Ketiga mahasiswa pecinta alam yang tewas tersebut yakni Syaits Asyam(19),Muhammad Fadli(20),dan Ilham Nurpadmi Listia Adi(20)。 Ketiganya diduga tewas setelah dianiaya oleh senior mereka selama pendidikan dan pelatihan dasar berlangsung。

Selain korban tewas,banyak juga peserta pelatihan dan pendidikan dasar pecinta alam yang mengalami cedera。 Setidaknya ada 10 mahasiswa yang sampai kemarin masih diraw​​at di Rumah Sakit JIH Yogyakarta。

Atas kejadian ini,rektor yang dikenal dekat dengan mahasiswa itu meminta maaf kepada keluarga korban yang tewas。 Ia memastikan universitas akan bertanggung jawab atas tragedi ini。

Keputusan mundur Harsoyo dari kursi rektor mendapat apresiasi dari Menteri Muhammad Nasir。 Namun Nasir mengingatkan kasus ini tidak akan berhenti dengan mundurnya Harsoyo。 “Meskipun berhenti tak berarti urusannya harus selesai,”kata Menristek。

Ke depan,Menteri Nasir melanjutkan,semua kegiatan mahasiswa harus mendapatkan perhatian dari pihak kampus,baik intrakurikuler maupun ekstrakurikuler。 Ia juga meminta agar tidak ada lagi kekerasan di lingkungan kampus。 -Rappler.com