新闻是有分量的

Antasari Azhar hadiri宣布kedua Pilgub DKI

2017年1月27日下午7:51发布
更新时间2017年1月27日下午7:51

REMISI。 Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK),Antasari Azhar remisi yang ditanda tangani oleh Kalapas Kelas I Tangerang pada tanggal 2016年11月10日。摄影oleh Ratu Selly / Rappler

REMISI。 Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK),Antasari Azhar remisi yang ditanda tangani oleh Kalapas Kelas I Tangerang pada tanggal 2016年11月10日。摄影oleh Ratu Selly / Rappler

雅加达,印度尼西亚 - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK),Antasari Azhar tiba-tiba terlihat hadir dalam debat kedua calon gubernur DKI yang digelar di auditorium Hotel Bidakara pada Jumat,27 Januari。 Antasari duduk di barisan paling depan dan berada di kursi pendukung pasangan cagub nomor urut 2,Basuki“Ahok”Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat。

Saat ditanya apakah dia hadir di auditorium Hotel Bidakara atas keinginan sendiri,mantan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan itu menyebut dia diundang oleh KPU DKI Jakarta。

“Saya sudah ada di sini bagaimana?”jawab Antasari sambil menganggukan kepala bahwa dia memang diundang datang ke sana pada Jumat,27 Januari。

Dia pun meminta kepada media agar lebih menyoroti ketiga pasang cagub dan cawagub。

“Saya ini bukan kontestan。 杨kalian kerubungin seharusnya kontestan dong,“katanya lagi。

Sejak akhir tahun lalu,nama Antasari kembali menjadi sorotan publik。 Dia dibebaskan secara bersyarat dari Lapas Kelas I Tangerang pada tanggal 2016年11月10日。

Kemudian,pengajuan grasi Antasari dikabulkan oleh Presiden Joko“Jokowi”Widodo pada Senin,23 Januari。 Mantan Gubernur DKI雅加达itu memberikan pengurangan hukuman hingga enam tahun lamanya。 Majelis Pengadilan Negeri雅加达Selatan pada tahun 2009 menjatuhkan vonis 18 tahun penjara bagi Antasari karena dianggap terbukti membunuh Direktur Utama PT Putra Rajawali Banjaran,Nasruddin Zulkarnaen。

Usai grasinya dikabulkan,Antasari diberi kesempatan untuk bertemu dengan Jokowi di Istana Negara pada Kamis,26 Januari。 Kendati enggan memberikan penjelasan soal materi pertemuan dengan Jokowi,kemungkinan besar mantan Walikota Solo itu akan membuka kembali kasus Antasari。

Sejak awal mantan pengacara itu sudah membantah membunuh Nasruddin。 Hal itu didukung berbagai bukti dan pernyataan saksi kunci。 - Rappler.com