新闻是有分量的

Kapolda Jabar:Kemungkinan besar pekan depan Rizieq Shihab berstatus tersangka

2017年1月28日下午1:09发布
2017年1月28日下午1:09更新

TERSANGKA。 Kapolda Jawa Barat,Anton Charliyan mengatakan pada Senin,30 Januari akan dilakukan gelar perkara yang melibatkan kasus Rizieq Shihab。 Kemungkinan besar dia akan dijadikan tersangka usai gelar perkara dilakukan。 Foto oleh Puspa Perwitasari / ANTARA

TERSANGKA。 Kapolda Jawa Barat,Anton Charliyan mengatakan pada Senin,30 Januari akan dilakukan gelar perkara yang melibatkan kasus Rizieq Shihab。 Kemungkinan besar dia akan dijadikan tersangka usai gelar perkara dilakukan。 Foto oleh Puspa Perwitasari / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Kapolda Jawa Barat,Anton Charliyan mengatakan pada Senin,30 Januari pihaknya akan melakukan gelar perkara terkait kasus penghinaan Pancasila yang membelit pimpinan ormas Front Pembela Islam(FPI),Rizieq Shihab。 Usai dilakukan gelar perkara,kemungkinan besar Rizieq akan ditetapkan sebagai tersangka。

“Ya,kemungkinan besar statusnya akan ditingkatkan menjadi tersangka,”ujar Anton ketika menghadiri Rapat Pimpinan Polri di Auditorium Perguruan Tinggi Kepolisian,Kebayoran Baru,Jakarta Selatan pada Jumat,27 Januari。

Namun,dia belum dapat memastikan apakah nantinya akan menahan Rizieq seandainya ditetapkan sebagai tersangka。 Sebab,penahanan merupakan kewenangan dari penyidik berdasarkan analisa yang dilakukannya。

“Masalah penahanan itu kan sangat subyektif。 Bukan harus iya。 Bisa iya(ditahan)bisa juga tidak(ditahan),“katanya。

Biasanya penyidik akan menahan tersangka jika yang bersangkutan berpotensi mengulangi kembali perbuatannya,menghilangkan barang bukti dan melarikan diri ke luar negeri。 Itu semua diatur di dalam Undang-Undang。

“Kan ada alasan obyektif dan subyektif。 Alasan subyektifnya tidak lagi mengulangi perbuatan tindak pidana,akan menghilangkan barang bukti dan sebagainya。 Itu kan alasan-alasan subyektif,“tutur dia。

Kasus penghinaan terhadap Pancasila dilaporkan oleh puteri Presiden Soekarno,Sukmawati Soekarnoputri pada tanggal 27 Oktober 2016 lalu。 Dalam pernyataan yang beredar di media sosial,Rizieq terdengar menyebut“Pancasila Soekarno ketuganan ada di pantat,sedang Pancasila piagam Jakarta ketuhanan ada di kepala,”katanya。

Sukmawati melaporkan dengan pasal 154a KUHP tentang penodaan lambang negara。

Latihan Brimob

Kasus penghinaan Pancasila hanya satu dari belasan laporan hukum yang dihadapi Rizieq saat ini。 Kasus lainnya yakni soal adanya dugaan dia telah menyerobot tanah seluas 8,4 hektare di dekat kediamannya di Megamendung,Bogor,Jawa Barat。 Tanah yang diserobot oleh Rizieq diduga milik Perusahaan Hutan Negara Indonesia。

Di tengah kisruh tersebut,personil Brimob diketahui menggelar latihan di area Perhutani dan dekat dengan pesantren milik Rizieq,Al-markaz Syariah。 Tetapi,Anton membantah jika aktivitas pelatihan itu ada kaitannya dengan kasus dugaan penyerobotan tanah yang dilakukan oleh Rizieq。

Dia menjelaskan aktivitas itu murni latihan rutin personil Brimob Polda Jawa Barat。

“Itu kan节目快速获胜 Memang sudah diprogramkan untuk antiradikalisme dan anti-Pancasila。 Ya,kebetulan saja(lokasi latihan di sana),“kata Anton。

Menurut dia,bukan hanya personil Brimob saja yang berlatih di sana,TNI pun kerap melakukan latihan rutin di area tersebut。

“Kan Korem dari TNI juga latihan di sana。 Semuanya kan memang berlatih di sana dan memang itu tempat latihan kan,“kata dia。 - Rappler.com