新闻是有分量的

Setya Novanto ditahan KPK,Idrus Marham:Golkar belum kiamat

2017年11月20日下午7:45发布
更新时间:2017年11月21日上午6:25

BELUM KIAMAT。 Sekjen DPP Golkar Idrus Marham mengatakan penahanan Setya Novanto tidak akan menyebabkan kiamat bagi partai berlambang beringin itu。 Foto oleh Bernardinus Adi / Rappler

BELUM KIAMAT。 Sekjen DPP Golkar Idrus Marham mengatakan penahanan Setya Novanto tidak akan menyebabkan kiamat bagi partai berlambang beringin itu。 Foto oleh Bernardinus Adi / Rappler

雅加达,印度尼西亚 - Sekretaris Jenderal DPP Golkar Idrus Marham tidak ingin terlalu membesar-besarkan peristiwa penahanan Ketua Umum Setya Novanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK)pada Minggu malam,11月19日kemarin。 Ia meminta kepada publik agar memberikan Partai Golkar waktu untuk melakukan upaya konsolidasi sehingga keharmonisan di internal dan antar partai tetap terjaga。

Lagipula sebelum akhirnya Setya ditahan,kata Idrus,mereka sempat berbincang dari hati ke hati。 Setya mengatakan sudah ikhlas melepas posisinya sebagai Ketum Partai Golkar dan Ketua DPR。

“Bahkan,Pak Nov tidak akan melakukan sesuatu yang menghambat mekanisme baik di Partai Golkar atau di DPR.Itu pernyataan yang disampaikan ke saya.Cuma ini,jangan seakan-akan(dianggap)telah kiamat.Baru sehari kemarin(peristiwanya),”ujar Idrus yang ditemui di kantor DPP Partai Golkar Jakarta Barat pada Senin,11月20日。

Terkait pergantian ketua partai,Idrus menyebut di Golkar sudah ada mekanisme yang dapat digunakan agar roda organisasi tetap berjalan。 Untuk sementara waktu,Partai Golkar akan dipimpin Plt。 Siapa yang akan ditunjuk sebagai Plt?

“苏达阿达(pltnya)。 Tidak bisa diumumkan sekarang,“kata dia。

Apakah sosok tersebut adalah Idrus? Ia tetap mengelak untuk memberikan jawaban。

“Ini pertanyaan ya。 Biar besok saja,“katanya。

Menurut dia,daripada menerka-nerka siapa pemimpin sementara partai berlambang beringin itu,publik lebih baik menanti hasil rapat pleno yang rencananya digelar pada Selasa siang,11月21日pukul 13:00 WIB。

“Agendanya adalah konsolidasi内部Partai Golkar dan memastikan kepemimpinan partai。 Dengan begitu partai tetap bisa berjalan secara efektif,sehingga Partai Golkar tidak hanya eksis tetapi tetap melakukan langkah-langkah politik dan optimistis untuk mencapai target yang ada,“tutur dia。

Seperti diketahui tahun 2018 merupakan tahun politik dengan digelarnya Pilkada secara serentak di 171 daerah pada 27 Juni mendatang。 Golkar双关语turut menunjuk perwakilannya untuk ikut dalam Pilkada tersebut。 Mereka juga memberikan dukungan bagi kandidat tertentu yang dianggap memiliki elektabilitas yang baik。

Dua di antaranya yang didukung adalah Ridwan Kamil untuk mengikuti Cagub Jawa Barat dan Nurul Arifin sebagai calon Walikota Bandung。 Ada kemungkinan jika Setya diganti jadi ketum,maka keputusan politik itu ikut bergeser。 Namun,Idrus membantah谣言itu。

“Itu keputusan lembaga,bukan perorangan。 Malah perubahan pimpinan tidak(dapat)mempengaruhi keputusan tentang penunjukkan paslon yang sudah ditentukan sebelumnya。 Itu keputusan Partai Golkar sebagai lembaga politik dan bukan perorangan。 Saya jamin itu tetap(berlaku),“katanya。

Sementara,terkait状态Setya yang kini ditahan,Idrus menjelaskan jika Partai Golkar memiliki ketua bidang hukum dan HAM。 Setya双关语juga memiliki penasihat hukum。

“Jadi,saya kira penasihat hukum yang mengawal dan mendampingi Pak Nov dalam menjalani proses hukum selanjutnya,”kata dia。

Desakan琼脂Partai Golkar segera mengganti Setya kian datang bertubi-tubi usai pria berusia 62 tahun itu ditahan KPK pada Minggu malam kemarin。 Ia ditahan usai sempat diraw​​at selama tiga hari di RSCM Salemba akibat mengalami kecelakaan mobil di area Jalan Permata Berlian pada Kamis malam kemarin。

Dokter IDI mengatakan jika Setya sudah siap untuk menjalani pemeriksaan dan ditahan di rutan KPK。 Maka,Setya pun dipindahkan dari RSCM ke rutan KPK Klas IA cabang Jakarta Timur。

Saat keluar dari RSCM,Setya belum mengenakan rompi oranye。 Namun,begitu tiba di KPK untuk dimintai keterangan,ia sudah mengenakan rompi tersebut。

Menurut juru bicara KPK Febri Diansyah,selama melakukan pemeriksaan awal,penyidik membacakan hak-hak tersangka dan perkara yang tengah disangkakan。

“Pemeriksaan sudah dapat dilakukan sesuai dengan hasil kesimpulan IDI yang menyatakan SN(Setya Novanto) 适合被质疑 atau sudah dapat menjalani proses hukum yang tengah berjalan,”ujar Febri melalui keterangan tertulis pada hari ini。

Ia mengatakan Setya sudah bersedia menandatangani berita acara pencabutan pembantaran dan penahanan lanjutan。 Febri juga menegaskan bahwa penahanan terhadap Setya sudah sesuai aturan hukum yang berlaku di pasal 21 KUHAP。

Penahanan itu juga memperhatikan aspek Hak Asasi Manusia(HAM)termasuk pemeriksaan kesehatan Setya。 Selama berada dalam tahanan selama 20 hari pun,kata Febri,Setya akan mendapat perlakuan yang sama seperti tahanan lainnya。 - Rappler.com